Public, Soppeng-72 Community sukses menggelar Open Turnamen Domino Cup II Tahun 2026 di kawasan Hark Malaka, Kabupaten Soppeng. Kegiatan tersebut berlangsung meriah dengan diikuti lebih dari 1.500 pasang peserta dari berbagai daerah.
Turnamen domino berskala besar ini tidak hanya diikuti peserta lokal, namun juga menghadirkan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia hingga mancanegara. Antusiasme peserta dan masyarakat membuat event tersebut menjadi salah satu kegiatan komunitas terbesar di Soppeng tahun ini.
Wakil bupati Soppeng Selle Ks Dalle mengatakan dengan adanya event tersebut memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM dan sektor usaha kecil di sekitar lokasi kegiatan.
Menurutnya, kegiatan berskala besar seperti ini mampu menghadirkan perputaran ekonomi baru di Kabupaten Soppeng. Ia pun memberikan apresiasi khusus kepada Andi Kaswadi Razak yang dianggap konsisten menghadirkan event yang mampu menggerakkan masyarakat.
“ Dengan Adanya kegiatan ini sangat berdampak dengan ekonomi kita, apalagibdenhan pelaku UMKM dan usaha kecil di sikitar
Sementara itu, Pembina Tujuh Dua Community, Andi Kaswadi Razak mengatakan peserta yang hadir berasal dari 10 provinsi di Indonesia. Bahkan, sejumlah peserta juga datang dari Malaysia untuk ikut berkompetisi dalam turnamen domino tersebut.
“Di antara peserta ada dari 10 provinsi, ada juga dari Malaysia, dan tentu dari Soppeng sendiri,” katanya.
Ia mengungkapkan, pihaknya menargetkan Turnamen Domino Cup III tahun depan akan digelar lebih besar lagi dengan jumlah peserta yang jauh meningkat.
“Insya Allah yang ketiga nanti akan lebih besar dan kita akan buat rekor MURI. Kalau kegiatan ini berhasil, berarti kita sudah terbiasa membuat event besar. Ini untuk mempererat silaturahmi dan persaudaraan kita,” ujarnya.
Andi Kaswadi Razak juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Soppeng yang telah hadir dan mendukung penuh kegiatan tersebut.
Untuk tahun depan, panitia menargetkan Turnamen Domino Cup III mampu menghadirkan hingga 8.000 peserta dan menjadi event domino terbesar di Sulawesi Selatan.













