Example 728x250
BoneUncategorized

Pesta Ballo Berujung Maut, Satu Pemuda Tewas Ditikam di Bone, Pelaku Dibekuk dalam Waktu Singkat

445
×

Pesta Ballo Berujung Maut, Satu Pemuda Tewas Ditikam di Bone, Pelaku Dibekuk dalam Waktu Singkat

Sebarkan artikel ini

BONE – Malam yang semula diwarnai kebersamaan berubah menjadi tragedi berdarah di kawasan Limpenno, Kelurahan Toro, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Kabupaten Bone. Seorang pemuda berusia 20 tahun berinisial GL kehilangan nyawanya setelah diduga ditikam menggunakan badik oleh rekannya sendiri, AG (28), usai keduanya terlibat pertikaian saat mengonsumsi minuman keras tradisional jenis ballo.

 

Peristiwa itu terjadi pada Rabu, 8 Juli 2026, sekitar pukul 00.00 WITA. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, korban dan pelaku diketahui menghabiskan malam dengan mengonsumsi ballo. Namun, suasana yang awalnya berlangsung biasa berubah ketika keduanya terlibat perselisihan. Adu mulut berkembang menjadi perkelahian yang berujung pada aksi penikaman.

 

Dalam insiden tersebut, pelaku diduga menghunus badik dan menikam dada korban. Luka yang diderita GL tergolong fatal hingga merenggut nyawanya.

 

Tidak lama setelah laporan diterima, jajaran Satreskrim Polres Bone bergerak melakukan penyelidikan. Tim yang diterjunkan menelusuri jejak pelaku, mengumpulkan keterangan saksi, serta mengamankan barang bukti di lokasi kejadian. Upaya itu membuahkan hasil. Dalam waktu singkat, AG berhasil ditangkap tanpa perlawanan beserta barang bukti yang diduga digunakan dalam tindak pidana tersebut.

 

Selama pemeriksaan awal, AG disebut mengakui perbuatannya. Penyidik kini masih mendalami motif yang melatarbelakangi pertikaian tersebut sekaligus melengkapi alat bukti untuk proses hukum selanjutnya.

 

Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji K., S.Tr.K., S.I.K., M.H.Li., menegaskan bahwa setiap tindak pidana yang mengancam keselamatan masyarakat akan ditangani secara cepat dan profesional.

 

*”Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan setiap permasalahan dengan kekerasan. Percayakan penyelesaiannya melalui jalur hukum. Polres Bone akan terus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat,”* ujarnya.

 

Kasus ini kembali memperlihatkan bagaimana pertikaian yang dipicu emosi dan diperburuk oleh konsumsi minuman keras dapat berubah menjadi tindak pidana yang merenggut nyawa. Di sisi lain, pengungkapan cepat yang dilakukan Polres Bone menunjukkan komitmen aparat dalam memberikan kepastian hukum sekaligus menjaga rasa aman di tengah masyarakat.

 

Penyidikan masih terus berlangsung untuk melengkapi seluruh berkas perkara sebelum dilimpahkan ke tahap penuntutan. Sementara itu, terduga pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300