Example 728x250
Bone

Misteri Kematian Pria Di Kebun, Benarkah Bunuh Diri? Keluarga Temukan Sejumlah Kejanggalan

6
×

Misteri Kematian Pria Di Kebun, Benarkah Bunuh Diri? Keluarga Temukan Sejumlah Kejanggalan

Sebarkan artikel ini

BONE — Sore itu, BA, pria berusia 40 tahun, masih menjalani aktivitas seperti biasa.

Warga Dusun Pakkita, Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, itu diketahui sempat bekerja di sebuah pabrik batu tela bersama adiknya, Sudirman.

Sekitar pukul 15.00 Wita, BA kemudian pamit.

Alasannya sederhana, hendak melihat sapi miliknya yang berada di kebun.

Namun, tak ada yang menyangka, keputusan BA pergi ke kebun sore itu justru menjadi akhir dari hidupnya.

Sekitar tiga jam kemudian, suasana berubah.

Seorang warga bernama Arifuddin menemukan BA sudah tidak bernyawa di area perkebunan.

Tubuh BA ditemukan berada di bawah pohon maja.

Ada tali yang melilit bagian lehernya.

Sekilas, kondisi tersebut memunculkan dugaan bahwa BA meninggal dunia akibat bunuh diri.

Tetapi benarkah demikian?

Pertanyaan itu kini justru menjadi misteri bagi keluarga korban.

Sebab, menurut keluarga, posisi tubuh BA saat ditemukan dinilai tidak lazim jika disebut sebagai orang yang meninggal karena gantung diri.

Adik korban, Sudirman, mengatakan tubuh BA ditemukan dalam posisi berada di tanah.

Sementara tali yang menghubungkan leher korban dengan bagian pohon hanya berjarak sekitar satu meter dari permukaan tanah.

“Ini bukan gantung diri karena posisi korban duduk dengan leher terikat tali. Tali yang terikat dari tangkai pohon ke leher korban hanya berkisar kurang lebih satu meter dari tanah, jadi posisi almarhum tidak tergantung,” kata Sudirman, Sabtu 5 September 2026.

Kejanggalan lain disebut keluarga justru terlihat setelah jenazah hendak dimandikan.

Darah disebut keluar dari mulut korban.

Keluarga juga mengaku menemukan lebam pada sejumlah bagian tubuh BA.

Bahkan, terdapat dugaan luka pada bagian kepala belakang dan punggung.

Kondisi tersebut membuat keluarga mempertanyakan apa sebenarnya yang terjadi sebelum BA ditemukan meninggal dunia.

Apakah BA benar-benar mengakhiri hidupnya sendiri?

Atau ada kejadian lain yang belum terungkap di balik kematian pria tersebut?

Mengapa posisi tubuh korban berada di tanah?

Mengapa tali yang ditemukan di leher korban tidak membuat tubuhnya tergantung?

Dan dari mana asal luka serta lebam yang ditemukan keluarga pada tubuh korban?

Rangkaian pertanyaan inilah yang kini menunggu jawaban dari proses penyelidikan aparat kepolisian.

Keluarga meminta polisi tidak terburu-buru menyimpulkan penyebab kematian BA hanya berdasarkan kondisi saat pertama kali ditemukan.

Mereka berharap posisi tubuh, kondisi tali, keadaan di sekitar lokasi hingga temuan pada tubuh korban dapat diperiksa secara menyeluruh.

Sudirman mengatakan pihak keluarga juga telah melaporkan kematian tersebut kepada kepolisian.

Laporan tercatat dengan nomor LP/558/IX/SPKT/Res Bone, tertanggal 5 September 2026.

Kini, kebun tempat BA ditemukan bukan sekadar lokasi ditemukannya jenazah.

Tempat itu menjadi titik awal untuk mengurai satu pertanyaan besar:

Apa sebenarnya yang terjadi pada BA sebelum ditemukan meninggal dunia?

Jawabannya masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Dan sampai penyebab kematian dipastikan secara resmi, dugaan bunuh diri maupun dugaan adanya sebab lain masih menjadi tanda tanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
error: Content is protected !!