Example 728x250
Bone

Pengembangan Kasus Pengeroyokan di Lapangan Merdeka, Resmob Polres Bone Kembali Amankan Terduga Pelaku

4
×

Pengembangan Kasus Pengeroyokan di Lapangan Merdeka, Resmob Polres Bone Kembali Amankan Terduga Pelaku

Sebarkan artikel ini

BONE– Kasus dugaan pengeroyokan terhadap seorang anggota Polri di Lapangan Merdeka, Watampone, kembali memasuki babak baru.

 

Setelah sebelumnya enam terduga pelaku diamankan, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bone kembali mengamankan seorang terduga pelaku dalam pengembangan kasus tersebut.

 

Terduga pelaku berinisial FJ (21) diamankan pada Minggu, 9 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 Wita, di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Biru, Kecamatan Tanete Riattang, Kabupaten Bone.

 

Kasus ini bermula dari dugaan penganiayaan secara bersama-sama terhadap MM (23), warga Desa Tanah Batue, Kecamatan Libureng, yang juga merupakan anggota Polri aktif.

 

Peristiwa terjadi pada Minggu, 12 Juli 2026 sekitar pukul 01.00 Wita di Lapangan Merdeka. Korban saat itu sedang nongkrong bersama rekannya sambil memesan makanan.

 

Perselisihan bermula setelah salah seorang terlapor diduga memukul tangan teman korban. Saat korban berusaha melerai, ia justru diduga menjadi sasaran pengeroyokan.

 

Korban disebut dipukul dan ditendang berulang kali hingga mengalami luka bengkak pada wajah dan kepala serta memar pada tangan.

 

Sebelumnya, Unit Resmob Sat Reskrim Polres Bone telah mengamankan enam terduga pelaku, masing-masing berinisial **FDL (20), SKR (23), ALW (25), FTR (20), RDW (22), dan EC (23)**.

 

Pengembangan penyelidikan kemudian kembali mengarah kepada FJ. Ia diamankan oleh tim Resmob yang dipimpin Kanit Resmob Sat Reskrim Polres Bone Aiptu Tahir.

 

Dalam pemeriksaan awal, FJ disebut mengakui keterlibatannya dalam aksi penganiayaan tersebut.

 

Terduga pelaku selanjutnya dibawa ke Mapolres Bone untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing pihak dalam perkara tersebut serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.

 

Kasus ini menjadi perhatian karena aksi kekerasan terjadi di ruang publik dan korban merupakan anggota Polri aktif. Polres Bone menegaskan proses hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300
error: Content is protected !!