Public, Soppeng – Meski tidak dilibatkan dalam prosesi pelepasan atlet Kabupaten Soppeng menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Soppeng tetap menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dalam mempersiapkan kontingen yang akan berlaga di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Wakil Ketua KONI Soppeng, Andi Harta Sanjaya, mengatakan bahwa pihaknya telah bekerja jauh sebelum pelaksanaan Porprov XVIII. Salah satu tugas penting yang dilakukan KONI adalah melakukan verifikasi keabsahan atlet yang akan mewakili Kabupaten Soppeng.
Menurutnya, proses verifikasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan para atlet yang berlaga telah memenuhi persyaratan administrasi dan ketentuan keikutsertaan dalam kompetisi.
Selain melakukan verifikasi, KONI Soppeng juga melaksanakan distribusi ID Card bagi para atlet, manajer, ofisial, dan pelatih yang tergabung dalam kontingen Kabupaten Soppeng.
“Walaupun tidak dilibatkan dalam prosesi pelepasan atlet, KONI tetap bekerja menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi. Kami sudah melakukan sejumlah persiapan, termasuk verifikasi keabsahan atlet dan distribusi ID Card bagi seluruh unsur kontingen,” UcapAndi Harta Sanjaya.
Ia menegaskan, pekerjaan KONI tidak hanya terlihat dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mencakup berbagai proses teknis dan administrasi yang menjadi bagian penting dalam mendukung keikutsertaan atlet pada Porprov.
Diketahui, Kabupaten Soppeng mengirimkan sebanyak 169 atlet dari 19 cabang olahraga (cabor) untuk berlaga pada Porprov XVIII Sulawesi Selatan yang berlangsung di Kabupaten Bone dan Wajo pada 7–14 November 2026.
Keikutsertaan ratusan atlet tersebut diharapkan dapat membawa nama baik Kabupaten Soppeng sekaligus memperjuangkan prestasi dan medali dalam ajang olahraga terbesar tingkat provinsi tersebut.













