Public, Pinrang– Pemerintah Kabupaten Pinrang bersama ribuan masyarakat memadati Masjid Agung Al-Munawwir Kabupaten Pinrang dalam pelaksanaan Salat Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 Hijriah yang bertepatan dengan Rabu (27/5).
Suasana khidmat dan penuh kebersamaan begitu terasa sejak pagi hari, dimana masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Pinrang hadir untuk melaksanakan salat Idul Adha secara berjamaah.
Dalam sambutannya, Bupati Pinrang H.A.Irwan Hamid,S.Sos mengungkapkan bahwa, rangkaian ibadah dalam Idul Adha merupakan manifestasi rasa syukur dan bentuk ketaatan kepada Allah SWT.
Menurutnya, kisah pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS menjadi pelajaran berharga bagi umat muslim tentang arti keikhlasan, ketaatan dan menempatkan kecintaan kepada Allah SWT diatas segala kepentingan duniawi.
“Kerelaan dan pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS adalah contoh nyata ketaatan kepada Allah SWT yang harus menjadi pelajaran bagi kita semua dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Bupati Irwan.
Lebih lanjut, Bupati Irwan mengungkapkan bahwa, Idul Adha juga identik dengan pelaksanaan ibadah haji dimana saat ini jutaan umat muslim tengah menyempurnakan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci, termasuk ratusan jamaah asal Kabupaten Pinrang.
Olehnya itu, pada kesempatan ini, Bupati Irwan mengajak seluruh jamaah untuk turut mendoakan agar seluruh jamaah haji asal Kabupaten Pinrang diberikan kesehatan, keselamatan dan kembali ke tanah air dengan predikat haji mabrur.
Selain itu, Bupati Irwan juga mengungkapkan rasa syukurnya atas tingginya semangat masyarakat dalam berqurban.
Hal ini terlihat dari jumlah hewan qurban yang diterima panitia mencapai ribuan ekor yang tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Pinrang.
“Ini menunjukkan kesadaran masyarakat untuk saling berbagi kebahagiaan dan membantu sesama melalui ibadah qurban,” lanjutnya.
Untuk diketahui, panitia pemotongan hewan qurban menerima sebanyak 2.492 ekor sapi dan 111 ekor kambing dari seluruh kecamatan di Kabupaten Pinrang.
Dirinya pun berharap, momentum Idul Adha tidak hanya dimaknai sebagai ibadah semata, namun juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan kepedulian sosial serta menumbuhkan semangat berbagi di tengah masyarakat sehingga manfaat qurban benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan.(*/hidayat).













