Example 728x250
Bone

Jaga Wajah Pesisir Bone, Ratusan Personel Bersihkan Sampah di Tanggul Bajoe

14
×

Jaga Wajah Pesisir Bone, Ratusan Personel Bersihkan Sampah di Tanggul Bajoe

Sebarkan artikel ini

BONE – Pemandangan tumpukan sampah yang selama ini mengganggu kawasan tanggul pesisir Pantai Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur, mulai berubah. Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur bersama berbagai unsur turun langsung melakukan aksi bersih-bersih lingkungan di kawasan pesisir Kampung Bajo, Rabu (17/6/2026).

 

Sejak pagi hari, puluhan personel tampak menyisir sepanjang tanggul pantai. Sampah yang menumpuk diangkat dan dikumpulkan, sementara warga sekitar ikut bergotong royong membersihkan lingkungan yang menjadi ruang hidup sekaligus sumber mata pencaharian mereka.

 

Aksi tersebut dipimpin langsung oleh Camat Tanete Riattang Timur, Andi Habibie, ST., M.Si. Kegiatan melibatkan Satgas Kelurahan, jajaran Pemerintah Kecamatan Tanete Riattang Timur, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, unsur TNI-Polri, hingga masyarakat setempat yang bahu-membahu mengembalikan kebersihan kawasan pesisir.

 

Menurut Andi Habibie, kegiatan ini merupakan tindak lanjut atas arahan Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., MM, yang memberikan perhatian khusus terhadap persoalan kebersihan di kawasan Kampung Bajo dan tanggul pesisir Kelurahan Bajoe.

 

Andi Habibie menjelaskan, sebagian besar sampah yang menumpuk di sepanjang tanggul bukan semata-mata berasal dari aktivitas masyarakat sekitar. Berdasarkan kondisi di lapangan, banyak sampah merupakan kiriman dari laut yang terbawa arus dan ombak, kemudian menepi serta menumpuk di sepanjang tanggul pesisir.

 

“Setiap kali arus dan gelombang berubah, sampah dari laut terbawa hingga ke bibir tanggul. Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya dengan membersihkan lokasi, tetapi juga membutuhkan kepedulian semua pihak agar tidak membuang sampah ke sungai maupun laut yang pada akhirnya akan kembali ke pesisir,” ujarnya.

 

Ia berharap kegiatan gotong royong ini tidak hanya membuat kawasan pesisir kembali bersih, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan. Menurutnya, laut bukan tempat pembuangan sampah, melainkan sumber kehidupan yang harus dijaga bersama.

 

Dengan kolaborasi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat, kawasan tanggul pesisir Bajoe diharapkan dapat terus terjaga kebersihannya sehingga menjadi lingkungan yang lebih sehat, nyaman, dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 325x300