Public, Bone-Basarnas Makassar mengerahkan satu tim rescue menuju Dusun Ujung, Desa Arasoe, Kecamatan Cina, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, guna melakukan operasi pencarian terhadap seorang warga lanjut usia bernama Minda (70) yang dilaporkan hilang sejak Kamis siang.
Korban diketahui terakhir berada di rumah bersama cucunya, Anisa, saat anggota keluarga lainnya pergi ke kebun di wilayah Sibulue. Namun sekitar pukul 14.00 WITA, di tengah kondisi hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut, korban diduga keluar rumah tanpa sepengetahuan keluarga.
Keluarga yang panik kemudian melakukan pencarian di sekitar rumah dan lingkungan desa, namun hingga malam hari korban belum ditemukan. Informasi hilangnya lansia tersebut selanjutnya dilaporkan kepada aparat kepolisian dan diteruskan ke pihak Basarnas untuk mendapatkan bantuan pencarian.
Kepala Basarnas Makassar, Arif Anwar, mengatakan pihaknya langsung merespons laporan tersebut dengan mengerahkan personel rescue dari Pos SAR Bone lengkap dengan peralatan pendukung operasi pencarian.
“Setelah menerima laporan resmi mengenai hilangnya Ibu Minda, kami segera menginstruksikan tim rescue untuk bergerak menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi pencarian,” ujarnya.
Menurut Arif, sebelum kedatangan tim Basarnas, upaya pencarian awal telah dilakukan secara swadaya oleh personel Polsek Cina bersama pemerintah desa dan masyarakat sekitar. Namun karena kondisi medan yang cukup menantang serta usia korban yang sudah lanjut, bantuan teknis dari tim SAR dinilai sangat dibutuhkan.
Tim gabungan kini terus melakukan penyisiran di sejumlah titik yang diduga menjadi jalur yang dilewati korban. Selain menyisir area permukiman warga, pencarian juga difokuskan pada kawasan kebun dan semak di sekitar desa.
Cuaca hujan deras yang sempat melanda lokasi menjadi salah satu kendala dalam proses pencarian. Meski demikian, tim SAR gabungan tetap berupaya maksimal agar korban dapat segera ditemukan.
Operasi pencarian hingga kini masih berlangsung dengan melibatkan unsur Basarnas, kepolisian, pemerintah setempat, relawan, serta masyarakat sekitar Desa Arasoe.













