Public, Pinrang – Kompetisi Basket 3X3 antarpelajar tingkat SMP, SMA/SMU dan klub resmi berakhir setelah berlangsung selama tiga hari. Kegiatan yang digelar sejak Jumat tersebut ditutup langsung oleh Bupati Pinrang H.A. Irwan Hamid, S.Sos, Ahad (10/8).
Bupati Irwan mengungkapkan apresiasi kepada Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kabupaten Pinrang yang telah menghadirkan kompetisi olahraga dengan melibatkan puluhan peserta.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang berkompetisi, tetapi juga memberikan tontonan olahraga yang positif bagi masyarakat.
Menurut Bupati Irwan, keberadaan kompetisi antarpelajar dan klub menjadi salah satu cara untuk memberikan ruang kepada generasi muda dalam menyalurkan minat dan bakatnya di bidang olahraga.
“Kompetisi seperti ini sangat baik karena memberikan ruang bagi anak-anak kita untuk berolahraga, mengembangkan bakat sekaligus belajar tentang disiplin, kerja sama dan sportivitas,” ungkapnya.
Dirinya berharap, kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi agenda tahunan sehingga pembinaan atlet basket di Kabupaten Pinrang dapat dilakukan secara berkelanjutan.
Dengan semakin banyaknya kompetisi, lanjutnya, akan semakin terbuka kesempatan bagi munculnya atlet-atlet muda berbakat yang nantinya dapat membawa nama Kabupaten Pinrang pada berbagai ajang olahraga di tingkat yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua Perbasi Kabupaten Pinrang, Muhtar, mengungkapkan bahwa kompetisi Basket 3X3 tersebut berlangsung selama tiga hari dan mempertemukan peserta dari kalangan pelajar hingga klub.
Dirinya mengungkapkan, Perbasi Pinrang akan terus berupaya mempertahankan agenda tersebut sekaligus mengembangkan format kompetisi ke depannya.
“Ke depan kami akan mempertahankan kegiatan ini dan menambah kompetisi 5X5 agar semakin banyak peserta yang bisa ikut serta,” ungkap Muhtar.
Dirinya berharap keberlanjutan kompetisi dapat menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga basket di Kabupaten Pinrang, sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang lebih banyak bagi para atlet muda.
Dengan adanya ruang kompetisi yang rutin, para pelajar dan atlet muda tidak hanya memiliki kesempatan untuk mengasah kemampuan, tetapi juga membangun mental bertanding, menjaga kebugaran serta membiasakan diri dengan nilai sportivitas dan kerja sama.(*/hidayat).













